REMATIK
REMATIK

RESEP HPAI
Rematik atau Radang sendi atau artritis reumatoid (bahasa Inggris: Rheumatoid Arthritis, RA) merupakan penyakit autoimun (penyakit yang terjadi pada saat tubuh diserang oleh sistem kekebalan tubuhnya sendiri) yang mengakibatkan peradangan dalam waktu lama pada sendi.
Penyakit ini menyerang persendian, biasanya mengenai banyak sendi,
yang ditandai dengan radang pada membran sinovial dan struktur-struktur
sendi serta atrofi otot dan penipisan tulang. Umumnya penyakit ini
menyerang pada sendi-sendi bagian jari, pergelangan tangan, bahu, lutut,
dan kaki.
Pada penderita stadium lanjut akan membuat si penderita tidak dapat melakukan aktivitas sehari-hari dan kualitas hidupnya menurun. Gejala yang lain yaitu berupa demam, nafsu makan menurun, berat badan menurun, lemah dan kurang darah.
Namun kadang kala si penderita tidak merasakan gejalanya. Diperkirakan kasus RA diderita pada usia di atas 18 tahun dan berkisar 0,1% sampai dengan 0,3% dari jumlah penduduk Indonesia.
GEJALA REMATIK :
Berikut ini adalah beberapa karakteristik gejala yang di indikasikan rematik :
Kesemutan
Kesemutan tampak seperti hal yang biasa terjadi di mana peredaran darah tak lancar sehingga akhirnya rasanya seperti bagian tubuh tertentu kesemutan. Kesemutan pun bisa terjadi pada bagian sendi maupun otot tertentu sehingga rematik pun akhirnya dialami. Bahkan tak hanya itu, beberapa bagian sendi juga akan terasa mati rasa sehingga akan begitu sulit digerakkan dan menimbulkan rasa yang tidak nyaman.
Sendi Bengkak
Apabila sendi terlihat membengkak, maka itu tandanya ada yang salah pada bagian sendi dan bisa jadi menjadi tanda bahwa penyakit rematik telah menyerang Anda. Pembengkakan tak hanya kemungkinan terjadi di bagian sendi, tapi ini juga dapat dialami di bagian otot. Kadang sendi atau otot yang bengkak dianggap sebagai sebuah kondisi keseleo atau cedera otot, maka harus dipastikan bahwa pembengkakan adalah dikarenakan adanya gejala asam urat tinggi serta rematik dengan melakukan pemeriksaan.
Sendi Kaku
Sendi yang terasa kaku ini merupakan ciri awal dari adanya asam urat pada tubuh Anda dan memang ini merupakan tanda Anda berada pada tahap ringan asam urat. Sendi terasa kaku biasanya memang belum tentu asam urat atau rematik, dan kebanyakan orang tak menyadari kondisi yang sesungguhnya. Namun, jika sendi pada bagian manapun terasa kaku, penyakit rematik dapat menjadi kondisi yang Anda alami sebenarnya.
Dada Terasa Nyeri
Pada tahap rematik yang sudah sangat serius, maka bagian dada akan terasa sakit. Gejala ini persis dengan seseorang yang mengalami penyakit jantung. Nyeri dada ini juga mirp dengan seseorang yang mengalami sesak napas, sehingga untuk membedakan antara sesak napas biasa dan penyakit jantung, Anda perlu mengonsultasikannya ke dokter.
Benjolan atau Nodul
Seseorang dapat diketahui menderita rematik juga ketika muncul benjolan yang terdapat di bawah kulit atau bisa juga disebut dengan istilah nodul di mana ukurannya hanya sebesar kacang hijau atau bisa lebih besar sedikit. Letak dari benjolan atau nodul ada di dekat persendian dan pembentukan dari nodul ini dapat terjadi selama penyakit dialami.
Gejala Seperti Flu
Penderita akan mengalami yang namanya demam, turunnya berat badan serta rasa lelah pada tubuh yang mungkin awalnya akan dikira penyakit flu, tapi sebenarnya ini bisa jadi sebuah tanda penyakit rematik. Mungkin Anda akan merasa heran akan apa perbedaan dari gejala flu dan juga rematik kalau hampir sama. Bedanya adalah bahwa ciri-ciri tersebut bisa terjadi dalam jangka waktu yang lama, seperti bertahun-tahun Anda akan merasakan kelelahan dan adanya penurunan berat badan yang cukup signifikan.
Penumpukan Cairan
Ciri atau gejala ini bisa saja dikaitkan dengan pembengkakan, tapi pada dasarnya ini bukanlah pembengkakan, tapi justru disebut dengan istilah kista Baker. Akumulasi cairan ini rata-rata paling sering terjadi di bagian pergelangan kaki dan pada sejumlah kasus, cairan juga terakumulasi di kantung sendi belakang lutut sehingga akhirnya terbentuklah kista tersebut. Kista Baker akan terasa mirip dengan tumor dan bisa memanjang ke bagian belakang betis alias ke bawah kadang-kadang dan timbullah rasa sakit. Kista ini pun bisa juga dimiliki oleh oang yang tak berisiko terkena penyakit rematik.
Kulit Mudah Memar
Anda bisa saja mengalami rematik secara positif apabila selain dari gejala-gejala di atas, Anda juga turut mengalami yang namanya mudah memar. Kulit yang ada di permukaan sendi akan sangat gampang memar persis seperti ketika Anda sehabis jatuh atau terbentur sesuatu. Tampak luar, kulit akan kelihatan lebam. Jika memar terjadi tanpa alasan, Anda patut untuk memeriksakannya ke dokter sesegera mungkin karena berisiko penyakit serius.
Kulit Memerah
Kemerahan juga akan terjadi di kulit bagian permukaan sendi dan perubahan warna kulit ini adalah salah satu yang paling bisa Anda tangkap. Ini jelas menandakan bahwa Anda bisa saja terkena penyakit asam urat. Asam urat dapat berujung pada rematik, sehingga gejala seperti ini perlu diperiksa oleh dokter dan didiagnosis dengan benar lebih dulu.
PENGOBATAN REMATIK DENGAN HERBA HPAI
Untuk mengobati dan menyembuhkan rematik dengan herba HPAI berikut ini adalah resep yang di rekomendasikan oleh USB (herbalist nasional HPAI) sbb :
- Janna tea / Kopi Sevel / Kopi HC (boleh salah satunya) minum dan rutinkan pagi dan sore
- Madu Asli Premium : 3 x 1sdm
- Procumin Propolis : 3 x 2kapsul
- Minyak Zaitun : 2 x 1 sdm
Pada penderita stadium lanjut akan membuat si penderita tidak dapat melakukan aktivitas sehari-hari dan kualitas hidupnya menurun. Gejala yang lain yaitu berupa demam, nafsu makan menurun, berat badan menurun, lemah dan kurang darah.
Namun kadang kala si penderita tidak merasakan gejalanya. Diperkirakan kasus RA diderita pada usia di atas 18 tahun dan berkisar 0,1% sampai dengan 0,3% dari jumlah penduduk Indonesia.
GEJALA REMATIK :
Berikut ini adalah beberapa karakteristik gejala yang di indikasikan rematik :
Kesemutan
Kesemutan tampak seperti hal yang biasa terjadi di mana peredaran darah tak lancar sehingga akhirnya rasanya seperti bagian tubuh tertentu kesemutan. Kesemutan pun bisa terjadi pada bagian sendi maupun otot tertentu sehingga rematik pun akhirnya dialami. Bahkan tak hanya itu, beberapa bagian sendi juga akan terasa mati rasa sehingga akan begitu sulit digerakkan dan menimbulkan rasa yang tidak nyaman.
Sendi Bengkak
Apabila sendi terlihat membengkak, maka itu tandanya ada yang salah pada bagian sendi dan bisa jadi menjadi tanda bahwa penyakit rematik telah menyerang Anda. Pembengkakan tak hanya kemungkinan terjadi di bagian sendi, tapi ini juga dapat dialami di bagian otot. Kadang sendi atau otot yang bengkak dianggap sebagai sebuah kondisi keseleo atau cedera otot, maka harus dipastikan bahwa pembengkakan adalah dikarenakan adanya gejala asam urat tinggi serta rematik dengan melakukan pemeriksaan.
Sendi Kaku
Sendi yang terasa kaku ini merupakan ciri awal dari adanya asam urat pada tubuh Anda dan memang ini merupakan tanda Anda berada pada tahap ringan asam urat. Sendi terasa kaku biasanya memang belum tentu asam urat atau rematik, dan kebanyakan orang tak menyadari kondisi yang sesungguhnya. Namun, jika sendi pada bagian manapun terasa kaku, penyakit rematik dapat menjadi kondisi yang Anda alami sebenarnya.
Dada Terasa Nyeri
Pada tahap rematik yang sudah sangat serius, maka bagian dada akan terasa sakit. Gejala ini persis dengan seseorang yang mengalami penyakit jantung. Nyeri dada ini juga mirp dengan seseorang yang mengalami sesak napas, sehingga untuk membedakan antara sesak napas biasa dan penyakit jantung, Anda perlu mengonsultasikannya ke dokter.
Benjolan atau Nodul
Seseorang dapat diketahui menderita rematik juga ketika muncul benjolan yang terdapat di bawah kulit atau bisa juga disebut dengan istilah nodul di mana ukurannya hanya sebesar kacang hijau atau bisa lebih besar sedikit. Letak dari benjolan atau nodul ada di dekat persendian dan pembentukan dari nodul ini dapat terjadi selama penyakit dialami.
Gejala Seperti Flu
Penderita akan mengalami yang namanya demam, turunnya berat badan serta rasa lelah pada tubuh yang mungkin awalnya akan dikira penyakit flu, tapi sebenarnya ini bisa jadi sebuah tanda penyakit rematik. Mungkin Anda akan merasa heran akan apa perbedaan dari gejala flu dan juga rematik kalau hampir sama. Bedanya adalah bahwa ciri-ciri tersebut bisa terjadi dalam jangka waktu yang lama, seperti bertahun-tahun Anda akan merasakan kelelahan dan adanya penurunan berat badan yang cukup signifikan.
Penumpukan Cairan
Ciri atau gejala ini bisa saja dikaitkan dengan pembengkakan, tapi pada dasarnya ini bukanlah pembengkakan, tapi justru disebut dengan istilah kista Baker. Akumulasi cairan ini rata-rata paling sering terjadi di bagian pergelangan kaki dan pada sejumlah kasus, cairan juga terakumulasi di kantung sendi belakang lutut sehingga akhirnya terbentuklah kista tersebut. Kista Baker akan terasa mirip dengan tumor dan bisa memanjang ke bagian belakang betis alias ke bawah kadang-kadang dan timbullah rasa sakit. Kista ini pun bisa juga dimiliki oleh oang yang tak berisiko terkena penyakit rematik.
Kulit Mudah Memar
Anda bisa saja mengalami rematik secara positif apabila selain dari gejala-gejala di atas, Anda juga turut mengalami yang namanya mudah memar. Kulit yang ada di permukaan sendi akan sangat gampang memar persis seperti ketika Anda sehabis jatuh atau terbentur sesuatu. Tampak luar, kulit akan kelihatan lebam. Jika memar terjadi tanpa alasan, Anda patut untuk memeriksakannya ke dokter sesegera mungkin karena berisiko penyakit serius.
Kulit Memerah
Kemerahan juga akan terjadi di kulit bagian permukaan sendi dan perubahan warna kulit ini adalah salah satu yang paling bisa Anda tangkap. Ini jelas menandakan bahwa Anda bisa saja terkena penyakit asam urat. Asam urat dapat berujung pada rematik, sehingga gejala seperti ini perlu diperiksa oleh dokter dan didiagnosis dengan benar lebih dulu.
PENGOBATAN REMATIK DENGAN HERBA HPAI
Untuk mengobati dan menyembuhkan rematik dengan herba HPAI berikut ini adalah resep yang di rekomendasikan oleh USB (herbalist nasional HPAI) sbb :
- Janna tea / Kopi Sevel / Kopi HC (boleh salah satunya) minum dan rutinkan pagi dan sore
- Madu Asli Premium : 3 x 1sdm
- Procumin Propolis : 3 x 2kapsul
- Minyak Zaitun : 2 x 1 sdm



0 comments :